Senin, 02 Juni 2014

Hospital Tour SMA Al Irsyad Surabaya



Rabu, 21 Mei 2014 kemarin telah dilaksanakan kegiatan Hospital Tour oleh siswa SMA Al Irsyad Surabaya. Diikuti oleh 50 siswa dan 9 orang guru pendamping, seluruh peserta diajak untuk mengunjungi dan mengenal lebih dekat Rumah Sakit Jiwa secara lebih dekat. 
Remaja dewasa ini banyak sekali yang kurang memperhatikan kesehatannya, terutama kesehatan jiwa, banyak juga ditemui remaja-remaja/pelajar yang tampak sehat, segar dan rapi , tetapi mereka tampak tak sehat secara naluri, tampak ada tekanan mendalam, pikiran yang kalut dan berbagai kemarahan yang terpendam dalam hatinya, disamping kesibukan sebagai pelajar, belajar berorganisasi, les music, ekstrakulikuler dan bimbel yang menguras waktu, ketidakmampuan mengatur diri, atau dengan segudang permasalahan pelajar masa kini.
Untuk itu dengan kegiatan hospital tour ini diharapkan siswa dapat melihat lebih dekat bagaimana pentingnya kesehatan jiwa, edukasi, serta melihat langsung perawatan pasien serta bagaimana sistem kerja dan prosedur dari sebuah rumah sakit, mulai dari sejak pasien datang hingga ditangani oleh pihak rumah sakit. Sekaligus melalui kegiatan ini para siswa ingin diajak untuk mengupas sisi lain dari sebuah rumah sakit jiwa untuk membuka paradigma kebanyakan masyarakat yang menganggap bahwa rumah sakit jiwa identik dengan sebuah tempat yang menakutkan, kotor dan tidak menyenangkan.
Semoga dengan kunjungan ini dapat memberi penyadaran kepada para siswa akan pentingnya kesehatan jiwa, serta  mendapat gambaran secara umum mengenai profesi dokter, psikiater dan profesi-profesi lain di rumah sakit. (srs)

Tes Psikometri MMPI-2 Calon Anggota KPU Kabupaten Malang



Selasa, 13 Mei 2014 sejumlah 80 orang calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang melaksanakan Tes Psikometri Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2 (MMPI-2) bertempat di Operation Room RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang.
Menurut Ketua KPU Kabupaten Malang, Mokhammad Najil,SH,MH, dari 110 orang peserta sebelumnya yang ikut dalam tes administrasi, hanya 80 orang yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap berikutnya yaitu tes psikometri MMPI-2.
Didampingi Dokter Spesialis dan Psikiater diRSJRW, sejumlah peserta akan menerima 167 soal yang didalamnya terdapat uji sikap dan kejujuran. Tes MMPI-2 adalah tes komprehensif untuk mengukur sensitifitas serta kepribadian terutama gangguan-gangguan psikologis yang ada di dalam diri seseorang.
Selain tes MMPI-2, satu persatu calon anggota KPU Kabupaten Malang  akan dipanggil untuk melakukan wawancara psikometri untuk menunjang hasil MMPI-2.

Senin, 26 Mei 2014

Peringatan Hari Cuci Tangan Se-dunia di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang



Selasa kemarin, 5 Mei 2014, telah dilaksanakan Kampanye Cuci Tangan di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, yang jatuh pada tanggal 5 Mei.
Kampanye yang dilakukan meliputi edukasi enam langkah cuci tangan yang dilakukan oleh Tim PPI ( Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) RSJRW kepada segenap Direksi, karyawan karyawati yang bersamaan dengan kegiatan apel rutin. Edukasi juga diberikan termasuk kepada pasien dan keluarganya, kemudian disusul dengan Penandatanganan Komitmen Cuci Tangan oleh seluruh karyawan-karyawati di RSJRW dan Pembagian pin PPI.
Hari cuci tangan sedunia adalah sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh WHO, PBB, dan organisasi kesehatan lainnya untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian, pencegahan penyakit, dan penyebaran infeksi nosokomial yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.
Oleh karena itu sesuai dengan Komitmen Pelayanan Prima di RSJRW yaitu ingin “mengutamakan keselamatan pasien dan mengutamakan kepuasan pelanggan saat bekerja” serta aktif mempromosikan hidup sehat dan peduli pada kesehatan, yang salah satu upayanya dengan mempromosikan pentingnya mencuci tangan untuk menghindari infeksi bakteri yang dapat menimbulkan penyakit, maka RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap isu global tersebut.
Kegiatan  ini mendapat respon sangat positif dari segenap keluarga besar RSJRW, pasien dan keluarganya. Banyak dari mereka yang sebelumnya kurang memperhatikan pentingnya kebersihan tangan, kini mengetahui bahaya dari bakteri yang dapat ditularkan lewat tangan yang kotor. Selain mengenal 6 langkah cuci tangan yang tepat, mereka pun diajarkan tentang lima saat yang tepat untuk mencuci tangan. (srs) source : wikipedia