Rabu, 10 September 2014

SEKRETARIS INSPEKTORAT JENDERAL KEMENKES RI SOSIALISASIKAN PELAPORAN GRATIFIKASI DAN BIMBINGAN TEKHNIS SECARA ONLINE DI RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG



Rabu, 3 September 2014, Tim Itjen Kemenkes yang terdiri dari Sekretaris Inspektorat Jenderal ( drg. S.R.Mustikowati,M.Kes ) dan staff melakukan Kunjungan untuk Sosialisasi dan Bimbingan Tekhnis Pengendalian & Pelaporan Gratifikasi  Secara Online.
Kegiatan yang bertempat di Ruang Arjuno RSJRW dihadiri oleh Pejabat Struktural, fungsional, SPI, MR, Panitia Penerima, Dokter, Komite Keperawatan, Komite Medik serta Komite Etik dan Hukum.
Di RSJRW sendiri sebenarnya sudah dibentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), hanya saja belum tersosialisasi secara merata di RSJRW.
Dalam sosialisasi tersebut juga diterangkan mengenai kategori yang dianggap suap dan gratifikasi yang tidak dianggap suap. Kategori yang dianggap suap meliputi, Marketing fee atau imbalan yang bersifat transaksional yang terkait dengan pemasaran produk; cashback yang diterima instansi yang digunakan untuk kepentingan pribadi; gratifikasi yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, atau proses lainnya; dan sponsorship yang terkait dengan pemasaran atau penelitian suatu produk.
Selain membahas gratifikasi yang dianggap suap, didalam peraturan tersebut juga tertulis jelas mengenai gratifikasi yang dianggap dan tidak dianggap suap terkait kedinasan.
Pengertian gratifikasi sudah diatur dalam pasal 12 B ayat 1, UU Nomor 31 tahun 1999 Jo.UU/2001 dan korupsi juga diatur dalam UU Nomor 31 tahun 1999 Jo. UU Nomor 2001 pasal 2 (1). Inspektorat Jenderal mengimbau untuk selalu senantiasa mensosialisasikan Permenkes tersebut, agar dapat lebih mengenal lagi dampak gratifikasi terutama di lingkungan Kementerian Kesehatan.

SOSIALISASI PEMETAAN RESIKO DALAM RANGKA IMPLEMENTASI PENDAMPINGAN PENERAPAN SPIP OLEH TIM ITJEN KEMENKES RI



Sosialisasi Pemetaan Resiko dan Penerapan SPIP oleh Itjen Kemenkes RI

RSJ Dr Radjiman Wediodningrat Lawang menerima kunjungan dari Tim Itjen Kemenkes RI dalam rangka melakukan Sosialisasi Pemetaan Resiko Dalam Rangka Implementasi Pendampingan Penerapan SPIP (Satuan Pengawas Internal Pemerintah)  pada Kamis, 28 Agustus 2014 kemarin. 
Tim yang terdiri dari, Drs. Wayan Rai Suarthana,MM ; Kadek Pandreadi,S.Pd,MM dan Irwansyah,SE,M.Kes.,M.Ak akan melaksanakan sosialisasi selama 2 (dua) hari dimulai pada 28 s/d 30 Agustus 2014. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Struktural, fungsional dan perwakilan dari unit kerja. 
Tidak hanya sosialisasi dan bimbingan tekhnis, tetapi juga ada workshop tentang SPIP, sehingga dapat memberikan pengetahuan serta mengenali mana pekerjaan yang beresiko tinggi, sedang, ringan dan langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi.  
Bimbingan terkait SPIP terkait dengan pelaksanaan tugas dan formulasi serta mapping resiko di RSJRW belum begitu dipahami secara menyeluruholeh seluruh pegawai, sehingga dalam pelaksanaan kerja dapat menimbulkan masalah. Dengan dilakukannya sosialisasi ini diharapkan akan dapat diaplikasikan untuk menyelesaikan kesulitan dan memperbaiki kinerja di kemudian hari, dan segala kegiatan dapat dilaksanakan secara efektif efisien.

Senin, 25 Agustus 2014

STUDY BANDING RSJ DAERAH JAMBI



RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) menerima kunjungan studi banding dari RSJ daerah Jambi pada Jumat (22/08/14). Rombongan yang berjumlah 9 orang kemarin diterima langsung oleh Direktur Utama dan sejumlah pejabat struktural di Ruang Bromo RSJRW Lawang.
Rombongan studi banding RSJD Jambi terdiri dari Kepala Bidang Keperawatan, Psikiater, Fungsional Umum Medis, Unit Rehabilitasi, Kasi SDM, dan Kepala Keuangan.  Dalam kesempatan kunjungan kemarin, dilakukan sharing yang berlangsung kurang lebih satu jam tentang pengelolaan psikogeriatri, mulai sarana prasana, mekanisme pelayanan yang menjadi layanan unggulan di RSJRW Lawang. Dilanjutkan dengan kunjungan untuk melihat secara langsung instalasi psikogeriatri RSJRW Lawang.

KUNJUNGAN TIM VERIFIKASI PENILAIAN RS VERTIKAL DALAM PELAKSANAAN JKN



Pada tanggal 18 Agustus 2014, Tim 1 Verifikasi  Assessment dalam Pelaksanaan JKN telah melakukan visitasi di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) sehubungan dengan akan dilaksanakannya Penilaian RS Vertikal Terbaik Dalam Pelaksanaan JKN di Kementerian Kesehatan RI.
Tim 1 terdiri dari : Dr. Chairul Radjab Nasution, Sp.PD,KGEH,FINASIM,M.Kes, Dr Susy Himawati,M.Kes (RS Kanker Dharmais), Dr. B. Eka Anoegrahi Wahjoeni, M.Kes (BUKR), Dr Amy Rahmadianti (BUK Rujukan), M Iqbal Anas M (BPJS Kesehatan), Defiyanna Sayodase (BPJS Kesehatan ), Rena Octora (BPJS Kesehatan), G.K.Wirakamboja,SKM, MPS (Bagian PI BUK), Dr. Novita Yanti (PI BUK), Panggih Dewi K, SKM (PI BUK) hadir pada Senin pagi.
Kegiatan penilaian dimulai dari pertemuan tim dengan Direksi dan pejabat struktural RSJRW, arahan Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan selaku ketua tim 1, Dr. Chairul Radjab Nasution, serta paparan singkat profil RSJRW. “Kita perlu melihat semuanya, mencocokkan data dengan kondisi riil di lapangan. Kita tahu bagaimana perubahan JKN saat ini, JKN adalah berfungsi untuk memberikan guedline pada tenaga kesehatan untuk menuju jalan yang benar. Bagaimana kendali mutu dan lain sebagainya”. ujar Dr. Chairul Radjab Nasution dalam sambutannya.
Selanjutnya, Tim 1 membagi timnya menjadi beberapa unit untuk melakukan reviu lapangan ke beberapa unit pelayanan di RSJRW.
Hasil penilaian nanti akan diumumkan pada tanggal 9 September 2014 di Kementerian Kesehatan. Nilai terbaik tetap menjadi harapan RSJRW Lawang agar dapat menjadi motivasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi serta tetap menjadi kepercayaan masyarakat khususnya dalam pelayanan kesehatan jiwa.

Senin, 04 Agustus 2014

HALAL BIHALAL KARYAWAN RSJ Dr RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG PADA HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H TAHUN 2014



Halal Bihalal Idul Fitri 1435 H telah digelar bersamaan dengan kegiatan Apel Pagi. Acara berlangsung  di halaman sekretariat gedung timur RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang  pukul 07.30 pada Senin (4 Agustus 2014).
Senin, 4 Agustus 2014
Acara dimulai dengan sambutan Direktur Utama RSJRW , dr.H.Bambang Eko S,Sp.KJ,MARS.,  kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan saling berjabat tangan dimulai dari Direksi yang berkeliling lalu diikuti oleh seluruh peserta apel. Tradisi silaturohim memberikan ucapan selamat Idul Fitri dan saling bermaaf-maafan seperti ini telah dilakukan sejak dulu.
Dalam sambutannya, Direktur Utama RSJRW, dr.H.Bambang Eko S,Sp.KJ,MARS., memberikan arahan kepada seluruh karyawan RSJRW “Meskipun masih dalam suasana libur lebaran, tapi sesuai dengan Peraturan Menpan tentang disiplin PNS, tidak ada alasan lagi semua karyawan pada hari pertama wajib masuk dan tetap melakukan pelayanan. Karena ini menyangkut dengan fokus kita pada kenyamanan dan kepuasan pelanggan” lanjutnya lagi.
Tak hanya sampai disitu, Direksi serta pejabat struktural juga melakukan kunjungan ke unit-unit kerja serta ke ruang rawat inap untuk bersilaturahmi dengan karyawan, pasien, dan keluarga pasien. (srs)