Selasa, 19 Mei 2015

PELATIHAN TANGGAP BENCANA RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG



Rumah Sakit adalah salah satu tempat yang tidak terlepas dari bahaya kebakaran. Kebakaran merupakan bencana berdampak tinggi yang berpotensi menyebabkan kerusakan aset, jatuhnya korban hingga ancaman kematian. Namun, kesadaran dan pengetahuan akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih kurang.

Sebagai Rumah Sakit yang senantiasa mengedepankan prinsip prinsip keselamatan dalam segala aspek kegiatannya, maka RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) secara rutin mengadakan Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana Kebakaran yang dilakukan secara berkala di setiap unit kerja yang ada di Rumah Sakit. 
Simulasi Kebakaran
Sosialisasi dan Simulasi yang diikuti seluruh karyawan RSJRW ini, bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan, kesadaran, dan kemampuan seluruh  karyawan agar mampu bertindak secara tepat dan cepat saat terjadi kejadian bencana kebakaran. Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Instalasi Kesehatan Lingkungan sebagai fasilitator membagi acara sosialisasi dan simulasi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi dengan materi pembagian Tim Bencana dan Tugas Pokoknya serta Teknik Evakuasi Korban. Sesi Kedua diisi dengan praktek dan simulasi penanganan kebakaran menggunakan karung/selimut basah (cara tradisional) dan alat pemadam api ringan (APAR).
           
Diharapkan dengan adanya sosialisasi dan simulasi yang sudah dilakukan secara berkala seluruh karyawan RSJRW dapat memanfaatkan dengan baik segala informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Senin, 18 Mei 2015

PERINGATAN HARI CUCI TANGAN SEDUNIA TAHUN 2015 RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG



Sudahkah Anda mencuci tangan?
Tahukah Anda, mencuci tangan merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan? 

“Tangan merupakan media perpindahan kuman yang paling sering, dan dengan mencuci tangan rantai infeksi dapat diputus. Cuci tangan merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah untuk mencegah penyebaran penyakit”. Pesan-pesan tersebut disampaikan Tim PPI RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat kepada seluruh peserta acara Senam Cuci Tangan.  

Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, yang jatuh pada tanggal 5 Mei, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) pada tanggal 8 Mei 2015 mengadakan serangkaian acara untuk mempromosikan langkah-langkah mencuci tangan yang benar dan pentingnya mencuci tangan untuk menghindari infeksi bakteri yang dapat menimbulkan penyakit.
 
Tim PPI sebagai panitia peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di RSJRW mengawali acara dengan Senam Cuci Tangan yang diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri dari karyawan dan pasien. Setelah senam usai, seluruh peserta bersama-sama mencuci tangan dengan langkah yang benar. Ada hal menarik dalam perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini, karena tidak hanya karyawan yang dapat mencuci tangan dengan benar, namun pasien-pun dapat mengikuti langkah mencuci tangan dengan tepat dan benar. Selain itu pasien-pun turut berpartisipasi dalam berbagai lomba yang diadakan oleh panitia dalam menguji pengetahuan peserta seputar langkah dan pentingnya mencuci tangan.  

Kampanye cuci tangan ini mendapat repon sangat positif dari segenap keluarga besar RSJRW.  Diharapkan dengan diadakannya kampanye cuci tangan ini, budaya cuci tangan dapat digalakkan dilakukan dengan tepat oleh segenap keluarga besar RSJRW.
Selamat Hari Mencuci Tangan Sedunia!

Senin, 27 April 2015

PELATIHAN PENINGKATAN MUTU & KESELAMATAN PASIEN 2015



Saat ini rumah sakit penyedia pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia semakin berkembang, kondisi tersebut diiringi dengan semakin tingginya tuntutan masyarakat akan fasilitas kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Menghadapi fenomena tersebut  RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat sebagai institusi penyedia pelayanan kesehatan jiwa, dituntut untuk dapat bersaing dan terus meningkatkan kompetensi dalam menjawab tuntutan masyarakat.
Tanggung jawab peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien tidak hanya diemban oleh tenaga medis atau perawat yang bersentuhan langsung dengan pasien. Akan tetapi hal tersebut merupakan tanggung jawab semua  karyawan RSJRW. Maka sebagai bentuk partispasi aktif RSJRW dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pada tanggal 22 dan 24 April 2015, RSJRW mengadakan pelatihan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien yang diperuntukan bagi seluruh perwakilan karyawan. Secara umum pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada anggota komite penjamin mutu dan keselamatan pasien sesuai standar peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai standar internasional akreditasi rumah sakit.
 Pelatihan pertama pada tanggal 22 April 2015, secara simbolis dibuka oleh Direktur SDM dan Pendidikan Ibu Drg. Nurini Widayani M.Kes dengan disaksikan oleh Pejabat Struktural. Pelatihan pada tanggal tersebut dihadiri oleh  40 peserta yang berasal dari tenaga medis, keperawatan dan non-medis. Pelatihan  kedua yang dilangsungkan pada tanggal 24 April 2015 ini dikhususkan bagi 75 peserta yang berasal dari Jajaran Direksi, dan para pejabat struktural dan fungsional RS. Sebelum serangkaian acara pelatihan berlangsung,  Bapak dr. Bambang Eko Sunaryanto Sp.KJ.,MARS selaku Direktur Utama RSJRW, menyampaikan pengarahan kepada seluruh peserta pelatihan mengenai perkembangan teknologi pelayanan kesehatan yang semakin maju dalam upaya meningkatkan pelayanan RS yang prima.
Beberapa materi penting yang menjadi pokok bahasan utama dalam pelatihan ini diantaranya mengenai Dasar-dasar Peningkatan Mutu Rumah Sakit, Keselamatan Pasien Rumah Sakit dan Evaluasi Mutu dan Keselamatan Pasien yang berdasarkan standart Internasional. Selama pelatihan berlangsung dr. Ika Nufarida, MD, M.Sc, Sp.KJ sebagai pemateri utama, tidak hanya menyampaikan materi pelatihan namun juga mengajak peran aktif seluruh peserta pelatihan untuk bersama-sama mengevaluasi kinerja pelayanan yang telah dilakukan untuk kemudian ditingkatkan sesuai dengan standart yang telah ditentukan.

Peringatan Hari Kartini 2015 di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang


Salah satu hasil karya lomba kue tradisional
Penilaian oleh Juri
Selamat Hari Kartini! Perayaan Hari Kartini dimaknai sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender dan emansipasi wanita. Ada banyak cara untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April setiap tahunnya. Seperti perayaan Hari Kartini ke 136 di lingkungan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Sejak pagi lingkungan RSJRW telah ramai dipenuhi oleh seluruh karyawan yang bersiap  mengikuti upacara. Dengan berbusana daerah, para karyawan baik wanita maupun pria tampak bersemangat dan antusias menyambut serangkaian acara perayaan Hari Kartini.


Tahun ini perayaan Hari Kartini di RSJRW mengambil tema “Dengan Semangat Juang Kartini, RSJRW siap meraih akreditasi Paripurna”. Tepat pukul 07.30 WIB serangkaian acara perayaan Hari Kartini dimulai. Diawali dengan Upacara sebagai wujud penghormatan seluruh karyawan terhadap perjuangan RA Kartini. Ada yang menarik pada upacara kali ini, jika biasanya petugas upacara adalah karyawan pria maka pada Hari Kartini seluruh petugas upacara adalah karyawan wanita. Pada upacara peringatan Hari Kartini kali ini, juga diumumkan juara untuk karyawan berbusana terbaik.

 
Bertempat di halaman timur RSJRW, selepas upacara berbagai lomba menarik siap dilaksanakan. Beberapa lomba tersebut diantaranya membuat kue tradisional berbahan dasar Singkong/Ketela Rambat/Jagung yang dikhususkan untuk karyawan wanita dan lomba Memasak Nasi Goreng yang dikhususkan untuk karyawan pria. Selain lomba tersebut masih ada lomba Pembuatan Desain Pin Akreditasi bagi seluruh karyawan RSJRW dan masih berlangsung hingga tanggal 24 April 2015. 


Sebagai  peringatan momen penting sejarah kebangkitan Kaum Perempuan, diharapkan dengan perayaan Hari Kartini ke 136 ini, seluruh karyawan RSJRW dapat menauladani semangat perjuangan Kartini dan menumbuhkan semangat nasionalisme dalam menjawab tantangan di masa depan.


Selamat Hari Kartini!

Kamis, 16 April 2015

Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Tahun 2015



Petugas tenaga kesehatan sangat rentan tertular penyakit dari pasien yang ditangani. Kejadian  infeksi  ini pastinya  dapat  menghambat  proses  penyembuhan  dan  pemulihan  pasien. Fenomena tersebut pada akhirnya akan menyebabkan penurunan mutu pelayanan Rumah Sakit. Sebagai langkah preventif dan promotif dalam pecegahan dan pengendalian infeksi,  Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang kembali mengadakan Pelatihan PPI kepada IPCLN (Infection Prevention Control Link Nurse) pada tanggal 14 April 2015 pukul 08.00 di Gedung Semeru.
                Acara pelatihan yang diikuti oleh 44 peserta yang terdiri dari tenaga keperawatan dan non-medis, dibuka oleh Ibu Mudjilah SST selaku ketua panitia dan secara resmi dibuka oleh Jajaran Direksi RS yang diwakili oleh Bapak Mashud, SE selaku Kabag Diklit. Pelatihan yang berlangsung selama 4 jam ini diisi oleh Bapak Unix Cahya Husada, S.kep.Ns selaku pemateri utama, yang menyampaikan beberapa informasi penting terkait dengan pencegahan dan pengendalian infeksi.
                Beberapa informasi penting yang disampaikan kepada peserta pelatihan diantaranya pentingnya pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) yang benar agar tidak tertular ataupun menularkan penyakit, peran dan tugas IPCLN, Hand Hygiene, dan Kelengkapan dan cara penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) yang benar. Untuk terus meningkatkan kualitas dan keamanan pelayanan kesehatan, Tim PPI sebagai penyelenggara pelatihan menutup sesi pelatihan dengan materi “Surveilan PPI”. Materi ini secara aktif melibatkan peserta pelatihan untuk bersama-sama menginventarisasi dan memonitor kelengkapan standar pelayanan kesehatan yang aman, untuk kemudian ditindaklanjuti dan dilengkapi demi peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.