Kamis, 09 Juni 2016

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN WAWANCARA PEGAWAI NON PNS ( PEER COUNSELLOR )

Bersama ini diumumkan bahwa yang dinyatakan lulus dalam tes seleksi administrasi dan wawancara sebagai Pegawai Non PNS ( Tenaga Peer Counsellor ) tahun 2016 adalah :



Bagi peserta yang lulus diharapkan kedatangannya pada :

Hari : Senin, 13 Juni 2016
Jam : 08.00 WIB
Tempat : Direktorat SDM dan Pendidikan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang

Dengan membawa :
  1. Map kertas warna merah
  2. Foto berwarna 4 x 6 sebanyak 2 lembar ( foto terbaru )
  3. Materai Rp 6.000,- sebanyak 3 lembar
Demikian pengumuman ini untuk diketahui.

Selasa, 31 Mei 2016

CLEAN HANDS SAVE LIVES



Peserta dari Rehabilitan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (credit to: Bayu)

Bagi sebagian orang cuci tangan masih dianggap sebagai sebuah aktivitas yang sepele dan sering terabaikan. Padahal dibalik kebiasaan mencuci tangan tersimpan banyak manfaat yang dapat menyelamatkan diri kita sendiri dan orang di sekitar akan bahaya penularan infeksi penyakit. Tahukah Anda jika aktivitas cuci tangan bukan sekedar menggosok tangan menggunakan sabun dan air atau hand rub, namun ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar kuman yang berada di tangan benar-benar mati. Kesadaran dan kepedulian mengenai pentingnya cuci tangan dan bagaimana cara mencuci tangan yang benar menjadi agenda penting bagi RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) untuk terus disosialisasikan kepada seluruh personel di Rumah Sakit.
Untuk meningkatkan kesadaran serta mengingatkan kembali mengenai di budaya cuci tangan di Rumah Sakit. RSJRW melalui Komite Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) pada 24 dan 25 Mei 2016 mengadakan Lomba Pentas Bakat Cuci Tangan yang diikuti oleh Rehabilitan dan Karyawan. Pada kegiatan kali ini rehabilitan dan karyawan ditantang untuk menampilkan bakat mereka untuk mengkreasikan gerakan cuci tangan 6 langkah kedalam karya seni bebas seperti tarian, nyanyian, drama musikal maupun bentuk kreasi yang lain.

Antusiasme rehabilitan dan karyawan dalam mengikuti kegiatan ini tidak diragukan lagi. Tercatat 16 kelompok rehabilitan dan 28 perwakilan unit kerja mengikuti acara yang bertemakan “Clean Hands Save Lives” ini.  Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bina Jiwa RSJRW ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada 24 Mei 2016 pukul 08.30 – 12.00 dengan peserta para rehabilitan. Sesi kedua dilaksanakan pada 25 Mei 2016 pukul 08.30 -13.00 dengan peserta karyawan RSJRW. 
Berbagai Tampilan dari Pegawai RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (credit to: Bayu)

Pada sesi pertama pada tanggal 24 Mei 2016 acara secara resmi dibuka oleh Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Didid Roesono Sp.KJ dan disaksikan oleh pejabat struktural dan fungsional. Para rehabilitan dengan antusias mengikuti dan menyaksikan lomba dari awal hingga akhir acara. Untuk menambah semaraknya acara tak lupa disela-sela acara MC membagikan berbagai hadiah menarik bagi aundiens. Dewan Juri yang terdiri dari Ibu Udhin Dwi Sukesi S.Si dari SPI, Dr. Alexandra Diah Mustika Sp.KJ dari Komite Medik dan Ibu Tri Wulandari S.Kep,Nersdari Komite Penjamin Mutu menetapkan pemenang Lomba Pentas Bakat Cuci Tangan untuk rehabilitan sebagai berikut :
Juara 1: Rehabilitan dari Ruang Kutilang
Juara 2: Rehabilitan dari Ruang Wijaya Kusuma dan Nuri
Juara 3: Rehabilitan dari Ruang Cucakrowo
            Pada sesi kedua pada tanggal 25 Mei 2016 acara secara resmi dibuka oleh Direktur Utama, dr. Laurentius Panggabean Sp.KJ MKK dengan disaksikan jajaran direksi beserta pejabat struktural dan funsgional. Pada sambutannya Direktur Utama mengajak para audiens untuk membawa kebiasaan baik mencuci tangan dengan pada kehidupan sehari-hari, ketika bekerja di Rumah Sakit maupun ketika di rumah. Pada sesi kedua ini RSJRW mendatangkan 3 juri tamu yakni dr. Imelda Donosaputro Ketua PPI RS Ibu dan Anak Puri Galeri, Bapak Agung Effi Rahmawan S.Kep Ners dari Himpunan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi (HPPI) dan Bapak Nanang Hemawan PT. Ensefal. Ada 4 kriteria yang ditetapkan pada lomba kali ini yakni Ketepatan Cara Mencuci Tangan, Kekompakan, Waktu dan Penampilan. Berikut daftar pemenang Lomba Pentas Bakat Cuci Tangan untuk karyawan
Juara 1: Ruang Perkutut
Juara 2: Ruang Sedap Malam
Juara 3: Satuan Pengamanan
Juara Harapan: Ruang Garuda

Rabu, 25 Mei 2016

PENERIMAAN TENAGA PEER KONSELOR RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang

Untuk memenuhi kebutuhan SDM, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang merencanakan Tes penerimaan Tenaga Non Pegawai Negeri Sipil / Non PNS Tenaga Peer Konselor yang akan ditempatkan di ruang NAPZA sebanyak 5 ( lima ) orang.

Untuk syarat dan ketentuan pelamar adalah sebagai berikut :



Rabu, 27 April 2016

SEMARAK HARI KARTINI 2016 DI RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG




Peringatan Hari Kartini di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang pada Kamis 21 April 2016 berjalan sukses dan meriah. Lebih dari 100 karyawan dengan mengenakan busana nasional hadir di halaman utama RS untuk mengikuti puncak rangkaian acara peringatan Hari Kartini 2016. Antusiasme karyawan RSJ Dr. Radjiman Wedodiningrat dalam menyambut peringatan Hari Kartini dibuktikan dengan partisipasi aktif dalam lomba-lomba yang diselenggarakan. Tahun ini lomba yang diselenggarakan sedikit berbeda dengan lomba di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang mengadakan lomba menulis, pidato dan busana yang diikuti oleh perwakilan karyawan dari seluruh unit kerja.
Pelaksanaan upacara peringatan Hari kartini tahun ini terasa lebih spesial karena peserta upacara berkesempatan melihat para pejabat struktural beserta panitia berlenggak lenggok bak model di catwalk yang telah dipersiapkan. Usai pejabat struktural dan panitia menunjukan kebolehan mereka, selanjutnya giliran para nomine lomba busana terbaik berjalan di catwalk untuk memikat hati juri yang telah siap memberikan penilaian. 
Sesuai dengan tema peringatan Hari Kartini tahun ini “Dengan Semangat Kartini, kita wujudkan SDM yang berkualitas, sejahtera, mandiri melalui revolusi karakter dengan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme” lomba-lomba yang diselenggarakan bertujuan untuk memacu peningkatan kualitas SDM dan memberikan kesempatan bagi karyawan yang memiliki potensi untuk mengaktualisasikan dirinya.
Berikut daftar pemenang lomba peringatan Hari Kartini 2016
Lomba Busana Terbaik
Wanita:
Juara 1 – Heny Tri Septianingtyas dari Ruang Wijaya Kusuma
Juara 2 – Diana Kusuma Wardani dari Instalasi Kesling
Juara 3 – Daisy Prawitasari dari Klinik Psikologi
Harapan 1 – Ika Yudha Kusumaningtyas dari Ruang Dahlia
Pria:
Juara 1 – Sutrisno dari Instalasi Gizi
Juara 2 – Farid Aspa Rengga dari Ruang Perkutut
Juara 3 – Sudarto dari Subbag Rumah Tangga dan Perlengkapan
Harapan 1 – Tunggul Prasetya dari Ruang Bekisar

Lomba Menulis
Juara 1 – dr. Marintik Illahi Sp.KJ
Juara 2 – Arini Eka Fitria
Juara 3 – dr. Liliefna Anthony

Lomba Pidato
Juara 1 – Nadhirotul Fitriyah Evi Susanti
Juara 2 – Sri Astoeti
Juara 3 – Rendy Yoga Saputra
Penghargaan Khusus
Orisinalitas dan Perspektif  - Arini Eka Fitria
Kearifan dan Budaya Lokal – Anggita Jayasari 

Senin, 11 April 2016

PEMBEBASAN KORBAN PASUNG DI DESA SIDODADI KECAMATAN LAWANG




Pemerintah menargetkan Indonesia bebas pasung pada 2017 hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang No 36 Tahun 2009 pasal 148 ayat 1 menyatakan penderita gangguan jiwa mempunyai hak yang sama sebagai warga Negara dan Pasal 149 menyatakan penderita gangguan jiwa yang terlantar, menggelandang, mengancam keselamatan dirinya dan/atau orang lain, dan/atau mengganggu ketertiban dan/atau keamanan umum wajib mendapat pengobatan dan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Untuk menuju Indonesia bebas pasung, proses proaktif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mencari dan membebaskan kasus pemasungan. Seperti pada kasus pasung di Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Kasus pasung di Kabupaten Malang ternyata masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya dapat diatasi. Stigma mengenai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sebagai sosok yang menakutkan, sulit diatur dan kerap membahayakan orang lain masih melekat di masyarakat. Pada sebagian masyarakat pasung masih menjadi pilihan untuk memberikan rasa aman bagi mereka dari ODGJ yang dianggap sebagai ancaman.

Seperti yang dialami oleh JM 45 tahun, selama 20 tahun terakhir JM hidup dalam belenggu pasung. Kurangnya informasi mengenai penangangan ODGJ membuat keluarga JM memilih jalan pasung sebagai upaya untuk membatasi gerak JM sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terganggu dengan sikap JM yang kerap mengusik kenyamanan warga. Pada Kamis 7 April 2016 Tim dari RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang yang terdiri dari Pskiater, Dokter Umum, Perawat dan Penyuluh Kesehatan Masyarakat bekerjasama dengan Perangkat Desa Sidodadi, dan Puskesmas Lawang berhasil membebaskan JM dari belenggu pasung.

JM yang merupakan bungsu dari 7 bersaudara ini akhirnya dapat menghirup udara bebas dan mendapatkan perawatan sesuai dengan kondisi kejiwaannya dan gangguan fisik yang dialaminya. Saat ini JM dirawat di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut dan menjalani rehabilitasi untuk tulang kakinya yang mengalami atropi (pengecilan)  dan mengalami kontraktur (kaku) pada persendiannya.

Bagi masyarakat yang mengetahui informasi mengenai korban pasung dapat menghubungi helpline service RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang di (0341) 426015,429067, atau hotline PKRS di (0341) 424224 (arum).

Selasa, 05 April 2016

TEST PSIKOMETRI CALON TENAGA KESEHATAN HAJI INDONESIA DI RSJ DR.RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG


RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat kembali dipercaya oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan Tes Psikometri bagi calon Tenaga Kerja Haji Indonesia (TKHI). Bertempat di Gedung Semeru tes dilaksanakan selama dua hari 30-31 Maret 2016 mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB. Acara diawali dengan sambutan dari ketua panitia Ibu Susiati SST, Spd sekaligus membuka acara dan dilanjutkan dengan tes pertama yakni tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) tes psikologi yang digunakan untuk proses diagnosa gangguan jiwa oleh psikiater seperti gangguan anti sosial, gangguan seksual, gangguan depresi, kebohongan, dan sebagainya. Selanjutnya para peserta tes harus melewati tes FGD (Focus Group Disscussion) sekaligus wawancara dimana peserta dikelompokan dalam sebuah kelompok-kelompok kecil untuk memecahkan sebuah permasalahan.

Tes Psikometri tahun ini diikuti oleh lebih dari 180 peserta yang  berasal dari berbagai kota di Indonesia dan terdiri dari berbagai profesi tenaga kesehatan diantaranya dokter, perawat, tenaga teknis kefarmasian, epidemiolog dan lain sebagainya. Secara keseluruhan pelaksanaan Tes Psikometri berjalan dengan lancar dan peserta dapat mengecek hasil tes satu minggu setelah pelaksanaan tes di Puskes Haji Kementerian Kesehatan. (arum)

Kamis, 31 Maret 2016

HIDUP LEBIH BAIK TANPA BANGKITAN EPILEPSI



Penyakit Epilepsi, tidak asing lagi di telinga kita. Berbagai stigma negatif terhadap Orang Dengan Epilepsi (ODE) masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap Epilepsi, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang menggelar acara Peringatan Hari Epilepsi sedunia di Poli Klinik Umum pada Hari Kamis, Tanggal 24 Maret 2016. Momen yang biasa diperingati setiap tanggal 26 Maret ini diperingati 2 hari lebih awal dikarenakan penerapan kebijakan 5 hari kerja di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. 
Pada peringatan Hari Epilepsi Sedunia tahun ini RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang mengangkat tema “Hidup Lebih Baik Tanpa Bangkitan Epilepsi”. Acara dihadiri oleh lebih dari 50 pasien dengan didampingi oleh keluarga dan dokter PPK tingkat 1 yang berada di sekitar lingkungan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Acara yang lebih dikenal dengan nama Purple Day ini,berlangsung selama± 3 jam, dimulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Diawali dengan laporan ketua panitia dr. Yeni Diah Kurniawati, MMRS, dilanjutkan sambutan dari Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Didid Roesono Sp.KJ sekaligus membuka acara secara resmi disaksikan oleh Jajaran Direksi.
Pada kesempatan ini undangan dapat memperluas wawasan mengenai Epilepsi melalui paparan materi berjudul “Epilepsy Awareness” yang disampaikan oleh dr. Hari Susetyo Sp.S.dan “Diet Ketogenik” dari Ahli Gizi Tri Aristaningrum SGz. Selain menyimak paparan materi, undangan dapat berdiskusi seputar Epilepsi dengan para ahli. Sebagai tindak lanjut acara sekaligus sebagai upaya penguatan komunitas Epilepsi maka diakhir acara panitia bersama pasien dan keluarga membentuk Paguyuban Epilepsi yang nantinya dapat digunakan sebagai media silaturahmi sekaligus aktualisasi para ODE. (arum)