Kamis, 18 Mei 2017

HASIL TES KOMPETENSI BIDANG (TKB) PEGAWAI NON PNS RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG TAHUN 2017



Berdasarkan pengumuman nomor : KP.01.02/III/1623/2017 perihal Hasil Tes Kompetensi Bidang (TKB) Pegawai Non PNS tahun 2017 di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, maka bersama ini diumumkan bahwa yang dinyatakan lulus sebagai Pegawai Non PNS tahun 2017 adalah :


Bagi peserta lulus diharapkan kedatangannya pada :

Hari                 : Senin, 22 Mei 2017
Jam                  : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat            : Direktorat SDM dan Pendidikan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang

Dengan membawa :                                           

  1. Map kertas warna merah
  2.  Foto berwarna 4x5 (2 lembar)
  3. Materai Rp 6.000,- (2 lembar)

Demikian pengumuman ini untuk diketahui       


                                                                                    Mengetahui,                            
                                                                                    DIREKTUR UTAMA
                                                                                               

RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG SIAP MENUJU WBM DAN WBBK



Reformasi Birokrasi pada seluruh instansi pemerintah ditandai dengan tiga indicator utama yakni, peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik. RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) sebagai rumah sakit khusus milik Kementerian Kesehatan RI berkomitmen untuk mensukseskan reformasi birokrasi dengan melaksanakan pencanangan dan bimbingan teknis Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
            Sesuai dengan PERMENPAN no 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah, pencanangan Zona Integritas merupakan tahapan pertama dalam menuju WBK dan WBBM. Pencanangan Zona Integritas RSJRW dilaksanakan pada Kamis 18 Mei 2017 di Ruang Arjuno, dihadiri dan disaksikan oleh :
  1. Yuliana Sriwahyuni SH, MH – Kabag HUKORMAS Ditjen Yankes Kemenkes RI
  2. Heru Arnowo SH, MM, CFrA – SesItjen Kemenkes RI
  3. Drg.Rarit Gempari, MARS, QIA – Inspektur Investigasi V Itjen Kemenkes RI
  4. Drs Kiswandoko – Perwakilan Dewan Pengawas RSJRW
  5. Jajaran Direksi RSJRW
  6. Pejabat Struktural
  7. Kepala Instalasi
  8. Ketua Komite
  9. Kepala Ruang Rawat Inap dan Rawat Jalan
  10. Tim Kerja WBK dan WBBM
Pada pencanangan ZI, dilaksanakan penandatanganan secara simbolis Dokumen Pakta Integritas oleh Direktur Utama, Jajaran Direksi, Kepala Bagian dan Kepala Bidang yang disaksikan oleh Kabag Hukormas Ditjen Yankes Kemenkes RI, SesItjen Kemenkes RI, Inspektur Investigasi V Itjen Kemenkes RI, Perwakilan Dewan Pengawas RSJRW dan seluruh hadirin yang hadir. Usai dilaksanakan penandatanganan dokumen Pakta Integritas seluruh peserta secara bersama-sama menandatangani Banner Komitmen Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM sebagai symbol segenap civitas hospitalia RSJRW siap mensukseskan WBK dan WBBM (aswhukormasrsjrw 0341 426015 ext 1154).  

PRESTASI RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT DALAM JOGJA PERSI EXPO 2017



Lawang – Tim Lomba Poster RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) berhasil mengharumkan nama rumah sakitpada ajang Jogja Persi Expo (JPE) 2017. Tim RSJRW yang terdiri dari Rendy Yoga Saputra AMd,Kep dan Siti Latifatul Hidayah, SST berhasil meraih juara kedua dalam Lomba Poster JPE 2017. Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta pada 8-10 Mei 2017 ini diikuti oleh seluruh perwakilan Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI). Ada beberapa tema yang ditetapkan panitia dalam lomba poster tahun ini, diantaranya:
  1. Pengendalian Resistensi Antibiotika
  2. Perilaku Hidup Bersih Sehat
  3. Pelayanan Prima 
Tim Lomba Poster RSJRW memilih tema Pengendalian Resistensi Antibiotika dengan membuat poster berjudul “ Belum Terlambat Berpikir Tepat Sebelum Mengkonsumsi Obat”. Pada poster tersebut tim berusaha menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat bahwa penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat memberikan dampak negatif pada tubuh. Penyalahgunaan antibiotik. dapat menyebabkan seseorang mengalami resistensi antibiotik atau bakteri dalam tubuh tak lagi mempan diatasi dengan antibiotik.
Diharapkan karya-karya terbaik dalam Lomba Poster JPE 2017 dapat menjadi media edukasi yang tidak saja informatif namun juga attraktifkepada masyarakat (asw hukormas rsjrw 0341 5426015 ext 1154).

WORKSHOP PENANGANAN PENYALAHGUNAAN NAPZA KOMPREHENSIF BERBASIS RUMAH SAKIT






Lawang – Pada tahun 2014 yang lalu presiden RI Ir. Joko Widodo menyatakan negara tengah dalam kondisi  “Darurat Narkoba”, sikap tegas tersebut diikuti dengan diberlakukannya berbagai regulasi pemerintah terkait dengan penanganan penyalahgunaan Narkoba.  Salah satunya adalah UU Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2014 mengenai Kesehatan Jiwa yang mewajibkan setiap rumah sakit jiwa menyediakan ruang untuk pasien narkotika, psikotropika dan zat adiktif dengan jumlah tempat tidur paling sedikit 10% (sepuluh per seratus) dari jumlah tempat tidur yang ada.  RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) sebagai rumah sakit khusus jiwa milik pemerintah turut andil dalam penanganan Indonesia Darurat Narkoba melalui pembentukan Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza.
            Sejak dibentuk pada tahun 2016 yang lalu, Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza RSJRW terus berkembang dan senantiasa berupaya memberikan layanan terbaik bagi rehabilitan. Salah satu upaya peningkatan kualitas dan mutu pelayanan adalah dengan menyelenggarakan Workshop Penyalahgunaan Napza Komperhensif Berbasis Rumah Sakit. Bertempat di Ruang Arjuno, workshop diselenggarakan pada 12-13 Mei 2017 dan diikuti oleh 76 civitas hospitalia yang terdiri atas perawat, psikiater, psikolog dan dokter umum. Selain diikuti oleh civitas hospitalia RSJRW kegiatan tersebut juga diikuti oleh 5 perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Malang. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RSJRW dr. Laurentius Panggabean Sp.KJ, MKK dan dilanjutkan dengan paparan materi narasumber. Beberapa Narasumber yang hadir dan memberikan materi diantaranya:

  1. dr. Diah Setia Utami, Sp. KJ., MARS - Deputi Rehabilitasi BNN RI dengan materi Kebijaksanaan Penanggulangan Napza di Indonesia dan Overview Penanganan Residen
  2. dr. Parulian Sandy Noveria , MKK - Kepala Bidang Medik RSKO Jakarta dengan materi Assesment Klien Napza IPWL dan Praktik Assesment Klien Napza IPWL
  3. dr. Carlamia H. Lusikooy, Sp. KJ - RSKO Jakarta dengan materi Rehabilitasi TC Hospital Base dan Praktik Rehabilitasi TC Hospital Base
  4. Ns. Elly Hotnida Gultom, S.Kep - RSKO Jakarta dengan materi Konseling Dasar dan Praktik Konseling Dasar
Diharapkan melalui workshop yang telah diselenggarakan, Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza       RSJRW dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat memberikan kontribusi positif dalam mensukseskan program pemerintah menuju Indonesia Bebas Narkoba (asw hukormas rsjrw 0341 426015 est 1154)