Selasa, 23 Agustus 2016

RESOSIALISASI LOMBA ANTAR REHABILITAN RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG


Sekitar 300 rehabilitan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) pada Selasa 23 Agustus 2016 hanyut dalam suka cita pada acara Resosialisasi Lomba Antar Rehabilitan. Kegiatan yang dilaksanakan di Instalasi Rehabilitasi ini dimulai pukul 08.00 dan secara resmi dibuka oleh Kabid Medik dr. Yuniar Sp.Kj disaksikan oleh Jajaran Direksi, Pejabat Struktural dan Fungsional. Acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan Instalasi Rehabilitasi yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi sosial dan kesiapan mental rehabilitan ketika sudah kembali di masyarakat, sekaligus sebagai bentuk penghargaan RSJRW kepada rehabilitan sedang berjuang untuk sembuh.
Tahun ini tercatat ada 9 lomba yang telah disiapkan oleh panitia, yakni Lomba Sendok Kelereng, Lomba Balap Karung, Lomba Estafet Karet, Lomba Makan Kerupuk, Lomba Memasukan Pensil dalam Botol, Lomba Holahop Estafet, Lomba Jepit Balon, Lomba Joget dan Lomba Hand Hygiene. Didampingi oleh panitia dan fasilitator para rehabilitan sangat antusias dalam mengikuti setiap lomba yang diadakan. Pembagian berbagai hadiah menarik bagi pemenang menambah semarak acara (arum).





PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL DI RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG




Keceriaan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya turut dirasakan oleh para rehabilitan anak dan remaja di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW). Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara RS dengan mantan rehabilitan sekaligus keluarga rehabilitan yang sedang menjalani masa penyembuhan. Peringatan Hari Anak tahun ini dilaksanakan pada Selasa 9 Agustus 2016 di Ruang Wijaya Kusuma RSJRW denganbertemakan “Sehat Jiwa Dimulai Dari Rumah”. Dimulai sejak pukul 08.00 hingga 12.00 acara dihadiri oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai kota di Jawa Timur seperti Malang, Blitar, Kediri dan Pasuruan. 


Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan panitia yang diwakili oleh Ibu Sri Mulyani S.Kep Ners dan dilanjutkan dengan penampilan paduan suara dari rehabilitan anak dan remaja. Antusiasme rehabilitan dalam memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional dibuktikan dengan penampilan mereka pada mini drama yang berhasil menghibur sekaligus mengedukasi peserta mengenai bagaimana pola asuh anak dalam keluarga yang dapat menyebabkan anak menderita gangguan jiwa. Penampilan mini drama ini merupakan hasil kolaborasi yang apik diantara rehabilitan, perawat dan mahasiwa praktikan.

Para peserta yang hadir tidak hanya mendapatkan hiburan dari para rehabilitan namun juga sekaligus mendapatkan informasi dan berkonsultasi dengan dr. Nindita Pinastikasari Sp.KJ mengenai peran keluarga dalam tumbuh kembang anak dan remaja serta bagaimana mengurangi kambuhan pada anak dan remaja yang mengalami gangguan kejiwaan. Pada kesempatan yang sama dr. Laurentius Panggabean Sp.KJ MKK selaku Direktur Utama RSJRW juga turut hadir dan menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi bagi mantan rehabilitan dan keluarga yang memberikan dedikasinya dalam mendampingi keluarga mereka yang berkebutuhan khusus. Selanjutnya serangkaian acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan keluarga rehabilitan (arum).

Rabu, 03 Agustus 2016

KUNJUNGAN AKADEMI ILMU PENGETAHUAN INDOENSIA (AIPI) DI RSJ DR. RADJIMAN WEDIODINGRAT LAWANG



Kunjungan ke Museum Kesehatan Jiwa
Nama besar RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang semakin dikenal di dunia keilmuan internasional. Terbukti pada Senin 1 Agustus 2016 RSJRW berkesempatan untuk menerima kunjungan dari Akademi Ilmu Pengetahun Indonesia (AIPI) bekerjasama dengan US National Academy of Sciences (NAS). Rombongan yang terdiri dari 80 ilmuwan tersebut terdiri dari 40 ilmuwan Indonesia, 30 Ilmuwan Amerika dan 10  Ilmuwan Australia. Kunjungan ini merupakan rangkaian acara dari The 6th Indonesian-American Kavli Frontiers of Science Symposium (KFOSS) yang diselenggarakan di Malang pada 30 Juli hingga 4 Agustus 2016. 


Kunjungan ke Instalasi Psikogeriatri
Kunjungan singkat berdurasi 2 jam ini diawali dengan penerimaan kunjungan secara simbolis di Gedung Semeru RSJRW dan diterima oleh Direktur Utama yang diwakili oleh Kepala Bidang Medik dr. Yuniar SpKJ. Selanjutnya 80 ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu ini melanjutkan agenda kunjungan dengan kegiatan orientasi lapangan. Ada 3 spot khusus yang telah disiapkan oleh panitia yakni Museum Kesehatan Jiwa, Instalasi Rehabilitasi dan Instalasi Psikogeriatri. Pemilihan lokasi kunjungan ini dimaksudkan agar para ilmuwan mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kondisi kesehatan jiwa di Indonesia, khususnya di wilayah bagian timur yakni RSJRW yang memiliki  pelayanan unggulan Psikogeriatri. 
Secara teknis peserta dibagi menjadi 4 grup untuk memudahkan mobilisasi peserta dalam waktu yang singkat dimana masing-masing grup didampingi 2 fasilitator dari RSJRW. Dalam kunjungannya para peserta sangat terkesan dengan sejarah dan kondisi permasalahan kesehatan jiwa di Indonesia saat ini. Selain itu para peserta juga berkesempatan melihat aktivitas rehabilitan yang tengah menjalani masa rehabilitasi dan berbelanja pernak pernik hasil karya rehabilitan di show room rehabilitan RSJRW (arum).  


 

Kamis, 09 Juni 2016

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN WAWANCARA PEGAWAI NON PNS ( PEER COUNSELLOR )

Bersama ini diumumkan bahwa yang dinyatakan lulus dalam tes seleksi administrasi dan wawancara sebagai Pegawai Non PNS ( Tenaga Peer Counsellor ) tahun 2016 adalah :



Bagi peserta yang lulus diharapkan kedatangannya pada :

Hari : Senin, 13 Juni 2016
Jam : 08.00 WIB
Tempat : Direktorat SDM dan Pendidikan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang

Dengan membawa :
  1. Map kertas warna merah
  2. Foto berwarna 4 x 6 sebanyak 2 lembar ( foto terbaru )
  3. Materai Rp 6.000,- sebanyak 3 lembar
Demikian pengumuman ini untuk diketahui.

Selasa, 31 Mei 2016

CLEAN HANDS SAVE LIVES



Peserta dari Rehabilitan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (credit to: Bayu)

Bagi sebagian orang cuci tangan masih dianggap sebagai sebuah aktivitas yang sepele dan sering terabaikan. Padahal dibalik kebiasaan mencuci tangan tersimpan banyak manfaat yang dapat menyelamatkan diri kita sendiri dan orang di sekitar akan bahaya penularan infeksi penyakit. Tahukah Anda jika aktivitas cuci tangan bukan sekedar menggosok tangan menggunakan sabun dan air atau hand rub, namun ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar kuman yang berada di tangan benar-benar mati. Kesadaran dan kepedulian mengenai pentingnya cuci tangan dan bagaimana cara mencuci tangan yang benar menjadi agenda penting bagi RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) untuk terus disosialisasikan kepada seluruh personel di Rumah Sakit.
Untuk meningkatkan kesadaran serta mengingatkan kembali mengenai di budaya cuci tangan di Rumah Sakit. RSJRW melalui Komite Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) pada 24 dan 25 Mei 2016 mengadakan Lomba Pentas Bakat Cuci Tangan yang diikuti oleh Rehabilitan dan Karyawan. Pada kegiatan kali ini rehabilitan dan karyawan ditantang untuk menampilkan bakat mereka untuk mengkreasikan gerakan cuci tangan 6 langkah kedalam karya seni bebas seperti tarian, nyanyian, drama musikal maupun bentuk kreasi yang lain.

Antusiasme rehabilitan dan karyawan dalam mengikuti kegiatan ini tidak diragukan lagi. Tercatat 16 kelompok rehabilitan dan 28 perwakilan unit kerja mengikuti acara yang bertemakan “Clean Hands Save Lives” ini.  Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bina Jiwa RSJRW ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada 24 Mei 2016 pukul 08.30 – 12.00 dengan peserta para rehabilitan. Sesi kedua dilaksanakan pada 25 Mei 2016 pukul 08.30 -13.00 dengan peserta karyawan RSJRW. 
Berbagai Tampilan dari Pegawai RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (credit to: Bayu)

Pada sesi pertama pada tanggal 24 Mei 2016 acara secara resmi dibuka oleh Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Didid Roesono Sp.KJ dan disaksikan oleh pejabat struktural dan fungsional. Para rehabilitan dengan antusias mengikuti dan menyaksikan lomba dari awal hingga akhir acara. Untuk menambah semaraknya acara tak lupa disela-sela acara MC membagikan berbagai hadiah menarik bagi aundiens. Dewan Juri yang terdiri dari Ibu Udhin Dwi Sukesi S.Si dari SPI, Dr. Alexandra Diah Mustika Sp.KJ dari Komite Medik dan Ibu Tri Wulandari S.Kep,Nersdari Komite Penjamin Mutu menetapkan pemenang Lomba Pentas Bakat Cuci Tangan untuk rehabilitan sebagai berikut :
Juara 1: Rehabilitan dari Ruang Kutilang
Juara 2: Rehabilitan dari Ruang Wijaya Kusuma dan Nuri
Juara 3: Rehabilitan dari Ruang Cucakrowo
            Pada sesi kedua pada tanggal 25 Mei 2016 acara secara resmi dibuka oleh Direktur Utama, dr. Laurentius Panggabean Sp.KJ MKK dengan disaksikan jajaran direksi beserta pejabat struktural dan funsgional. Pada sambutannya Direktur Utama mengajak para audiens untuk membawa kebiasaan baik mencuci tangan dengan pada kehidupan sehari-hari, ketika bekerja di Rumah Sakit maupun ketika di rumah. Pada sesi kedua ini RSJRW mendatangkan 3 juri tamu yakni dr. Imelda Donosaputro Ketua PPI RS Ibu dan Anak Puri Galeri, Bapak Agung Effi Rahmawan S.Kep Ners dari Himpunan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi (HPPI) dan Bapak Nanang Hemawan PT. Ensefal. Ada 4 kriteria yang ditetapkan pada lomba kali ini yakni Ketepatan Cara Mencuci Tangan, Kekompakan, Waktu dan Penampilan. Berikut daftar pemenang Lomba Pentas Bakat Cuci Tangan untuk karyawan
Juara 1: Ruang Perkutut
Juara 2: Ruang Sedap Malam
Juara 3: Satuan Pengamanan
Juara Harapan: Ruang Garuda