Rabu, 15 Maret 2017

WUJUDKAN GAYA HIDUP SEHAT MELALUI DONOR DARAH





Lawang (15/3) – Donor darah memiliki berbagai manfaat baik secara sosial maupun bagi kesehatan tubuh. Adapun beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh pendonor darah antara lain adalah menjaga kesehatan jantung dan membuat darah mengalir lebih lancar, meningkatkan produksi sel darah merah, cek kesehatan, sekaligus ikut berkontribusi dalam menyelamatkan jiwa seseorang yang sedang membutuhkan darah. Sebagai instansi penyedia layanan kesehatan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) mengajak segenap civitas hospitalia, rehabilitan, mahasiswa praktikan dan masyarakat sekitar untuk menjalani gaya hidup sehat, salah satunya dengan berdonor darah. RSJRW telah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Malang dan secara rutin menggelar Donor Darah Massal setiap 3 bulan sekali. Seperti kegiatan pada Selasa 14 maret 2017, bertempat di IGD RSJRW telah dilaksanakan donor darah massal yang diikuti oleh 136 pendonor. 
Tidak semua pendaftar lolos untuk menyumbangkan darahnya, berbagai tahapan seleksi harus dilalui. Tahapan yang harus dilalui pendonor antara lain:
  • Pemeriksaan Pendahuluan meliputi: Konseling, Isi formulir, Timbang berat badan, Pemeriksaan kadar HB (syarat HB 12,5-16), dan Pemeriksaan Golongan Darah.
  • Pemeriksaan Dokter: Tekanan darah, Nadi, Suhu, Riwayat medis, Pemeriksaan fisik
  • Proses Pengambilan Darah
Sebagai agenda rutin di RSJRW, kegiatan donor darah massal mendapatkan dukungan penuh dari manajemen RSJRW, hal tersebut diwujudkan dengan pemberian penghargaan bagi civitas hospitalia yang telah berdonor darah sebanyak 10x, 25x, 50x, 75x dan 100x (asw hukormas rsjrw 0341 426015 ext 1154).

Senin, 13 Maret 2017

PENDAMPINGAN SAKIP DAN MATURITAS SPIP DI LINGKUNGAN RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG





Lawang (13/03) – Sebagai RS BLU, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) senantiasa berupaya meningkatkan akuntabilitas satuan kerja. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 RSJRW berkomintmen untuk menuju Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut diwujudkan dengan melaksanakan pendampingan SAKIP  dan Maturasi SPIP dari Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 10 Maret 2017.  SAKIP sendiri merupakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Sedangkan Maturasi SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) merupakan kerangka kerja yang memuat karakteristik dasar yang menunjukkan tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP yang terstruktur dan berkelanjutan.
Tim yang diketuai oleh Drs. Wiyono Budihardjo, MM menyampaikan bahwa SPIP memiliki peranan penting dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Dari hasil pemantauan Tim disimpulkan bahwa Tingkat Maturitas Penyelenggaraan SPIP di RSJRW berada pada kategori "Rintisan" atau tingkat 1 dari 6 tingkat maturitas SPIP. Adapun 6 tingkat maturitas SPIP adalah : Belum ada nilai=0; Rintisan nilai=1; Berkembang nilai=2; Terdifinisi nilai=; Terkelola dan Terukur nilai=4; dan Optimum nilai=5 (hukormas rsjrw 0341-426015 ext 1154) .

Rabu, 08 Maret 2017

PEMBINAAN DESA SIAGA SEHAT JIWA DI DESA WONOREJO KABUPATEN MALANG





Lawang (8/3) RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) telah melaksanakan Pembinaan Desa Siaga Sehat Jiwa (DSSJ) di Desa Wonorejo, Kec. Singosari, Kabupaten Malang pada Senin 6 Maret 2017. Melalui program DSSJ RSJRW berupaya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendeteksi, mencegah serta menanggulangi  masalah kesehatan jiwa di masyarakat. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama RSJRW bersama Puskesmas Ardimulyo, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pemerintah Desa Wonorejo Singosari Kabupaten Malang. Pembinaan DSSJ merupakan langkah tindak lanjut dari pencanangan Desa Wonorejo sebagai DSSJ pada 22 Februari 2017 yang lalu. Saat ini di Desa Wonorejo terdapat 44 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang hidup berdampingan dengan masyarakat, dimana 3 diantaranya adalah mantan korban pasung yang telah mendapatkan pengobatan dan rehabilitasi di RSJRW.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diisi dengan berbagai kegiatan,  diawali dengan senam yang diikuti oleh ODGJ, keluarga dan kader jiwa, selanjutnya ODGJ mendapatkan pemeriksaan gratis dari tim dari Puskesmas Ardimulyo dan RSJRW. Pada kesempatan yang sama ODGJ juga mendapatkan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) yang bertujuan untuk meningkatkan  kesadaran  tentang hubungan antara reaksi emosional diri sendiri dengan perilaku defensive (bertahan terhadap stress) dan adaptasi. Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan materi  penyuluhan dari Psikiater dr. Eko Djunaedi Sp.KJ dan Tenaga Promosi Kesehatan Bapak Nur Asrori S.ST mengenai Peran Serta Keluarga dalam Perawatan Pasien Gangguan Jiwa, Manfaat Kontrol Bagi Penderita Penyakit Jiwa dan Bagaimana Memahami Kekambuhan ODGJ.
Ke depan, pembinaan DSSJ akan dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali dan diharapkan melalui kegiatan tersebut angka kekambuhan ODGJ dapat diturunkan, kondisi sehat jiwa dapat terus dipertahankan dan peran serta keluarga dalam proses penyembuhan ODGJ dapat ditingkatkan. Serangkaian acara diakhiri dengan kegiatan rehabilitasi pembuatan kerajinan kemoceng untuk melatih keterampilan dan kemandirian ODGJ (hukormas & pkrs rsjrw 0341 426015).

Senin, 06 Maret 2017

PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN GIGI GRATIS DI TK ABA III MADIN AL FALAH LAWANG




Lawang (6/3) – Menjaga kesehatan gigi dan mulut penting untuk dilakukan sejak dini, salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada anak-anak usia dini adalah melalui penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di sekolah.  Ada banyak dampak yang dapat ditimbulkan oleh kerusakan pada gigi anak, salah satu di antaranya ialah berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti. Maka dari itu, perlu adanya pencegahan terhadap resiko kerusakan pada gigi anak sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik bagi anak-anak penerus generasi bangsa.RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRW) melalui Instalasi PKRS dan Klinik Gigi melaksanakan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara gratis di TK. ABA III Madin Al Falah Lawang. Kegiatan tersebut rencananya akan diikuti oleh 103 siswa-siswi dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama telah dilakukan pada Jumat 3 Maret 2017dan sesi berikutnya akan dilaksanakan pada Jumat 10 Maret 2017. 
Kegiatan diawali dengan penyuluhan dari Drg. Sri Mindarwati yang menyampaikan Menjaga Kesehatan Gigi dengan cara menggosok gigi yang benar, selanjutnya siswa siswi TK. ABA III Madin Al Falah secara bergantian menjalani pemeriksaan gigi. Berbagai ekspresi ditunjukan siswa dan siswi, mulai dari ekpresi senang, semangat hingga ketakutan saat diperiksa dokter dan perawat gigi. Siswa-siswi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan akan dirujuk ke klinik gigi RSJRW. Ibu Triasih selaku perwakilan Yayasan TK. ABA III Madin Al Falah menyambut baik kegiatan tersebut karena edukasi menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak merupakan permasalahan kesehatan yang penting lebih jauh yayasan berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala (asw hukormas rsjrw 0341 426015).