Rabu, 14 November 2012

Studi Tour SMK Negeri 11 Surabaya



Kamis (8/11/12) Siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11 melaksanakan study tour ke RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang. Rombongan sebanyak 271 orang siswa tersebut disambut oleh Direktur Utama didampingi Direktur SDM dan Pendidikan di Gedung Pertemuan Semeru RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang,
Dr.Bambang Eko Sunaryanto SpKJ dalam sambutannya memberikan arahan serta pemahaman lebih jauh kepada siswa siswi tentang bahaya penggunaan zat adiktif / narkoba. Beliau berharap dengan pelaksanaan studi tour ini para siswa siswi SMK Negeri 11 Surabaya dapat mengetahui bahaya narkoba serta dampaknya kepada pengguna bahkan lingkungan sekitarnya. “Sudah banyak kampanye Anti Narkoba di dengungkan tetapi masih ada saja yang tergoda untuk memakai narkoba, pemakai yang sampai pada tahap kecanduan akan memakai berbagai cara untuk mendapatkan narkoba kembali, misalnya pelajar akan menggunakan uang sakunya untuk membeli narkoba, jika sudah tidak mempunyai persediaan uang bahkan mereka akan sanggup mencuri uang orang tua atau apapun cara dilakukan untuk mendapatkan narkoba, dengan keadaan seperti itu mustahil bagi pemakai untuk belajar, bekerja, atau melakukan hal-hal positif lainnya ”ujarnya.
Lebih lanjut, siswa siswi diajak untuk mengunjungi Instalasi Napza di RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang, bertatap muka dan melakukan wawancara terhadap korban narkoba yang dirawat disana.
Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Museum Kesehatan Jiwa.


Kamis, 08 November 2012

PENYERAHAN BANTUAN AMBULANCE DARI BNI




Senin (29/10/2012), PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Malang secara resmi memberikan bantuan 1 (satu) unit ambulance kepada RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang. “Bantuan ambulance ini diberikan sebagai bentuk penyaluran program Community Corporate Responsibility dalam rangka BNI Peduli” ujar CEO BNI Kantor Wilayah Surabaya, Dasuki Amsir, saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan penyerahan bantuan tersebut di Ruang Bromo RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang. “Ke depan, kami berharap rencana bisnis BNI dengan RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang dapat terus berdampingan, saling mengisi dan berkembang bersama” tambahnya lagi.
Direktur Utama RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang, Dr.Bambang Eko Sunaryanto,SpKJ dalam sambutannya menyatakan “dengan core bisnis yang sama, yaitu memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, kami berterimakasih atas kepedulian pihak BNI, saya berharap kerjasama yang baik ini dapat saling memberikan kontribusi antara kedua belah pihak”ujarnya.

Dalam acara ini dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan, penyerahan ambulance secara simbolis dari CEO BNI Kantor Wilayah Surabaya kepada Direktur Utama RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang serta pemberian cinderamata. Dilanjutkan uji coba kendaraan oleh Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan Administrasi Umum didampingi CEO BNI Kantor Wilayah Surabaya dan acara ditutup dengan acara ramah tamah.

PERINGATAN IDUL ADHA 1433 Hijriyah RSJ Dr.RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG



Penyerahan salah satu hewan qurban oleh Direktur Utama


Memperingati Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriyah yang jatuh pada hari Jum’at (26/10/2012), RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang berkurban 3 ekor sapi dan 14 ekor kambing yang selanjutnya dibagikan kepada sejumlah wilayah di Kecamatan Lawang dan Pasuruan dan masyarakat sekitar.
Pemotongan Hewan dilakukan pada Sabtu (27/10/2012) pagi. Hewan Kurban berasal dari Sumbangan Rumah Sakit berupa satu ekor sapi dan 2 ekor lain serta 14 ekor kambing berasal dari Direksi dan sumbangan karyawan.
Dalam sambutannya pagi itu, Direktur Utama RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang,Dr.Bambang Eko Sunaryanto,SpKJ dalam sambutannya menyampaikan, dalam merayakan hari kurban ini pihaknya telah melaksanakan setiap tahun dengan sasaran yang sama. Diantaranya sebagian disumbangkan kepada daerah daerah yang dianggap terpencil serta taraf ekonomi masyarakatnya yang kurang mampu dan berhak menerimanya.


Simposium dan Workshop Persiapan Sertifikasi JCI (Joint Commition International) di RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang




 Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan mutu pelayanan yang telah menjadi komitmen RSJRW sebagai Satuan Kerja Pelayanan Kesehatan khususnya Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia. Pada hari Senin (22/10/12) diselenggarakan workshop dan symposium persiapan sertifikasi JCI (Joint Commission International).
Pendampingan Nursing Staff
Kegiatan yang diikuti oleh 70 orang peserta ini terdiri dari Pejabat Struktural dan Fungsional dari berbagai unit yang terlibat dalam proses persiapan sertifikasi JCI merupakan proses persiapan meraih sertifikasi JCI yang dilakukan RSJRW sesuai visi, misi dan renstra 2010-2014 yang menetapkan untuk menjadi Rumah Sakit Jiwa dengan Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan Jiwa secara Paripurna mengacu pada Standar Pelayanan Kelas Dunia pada tahun 2015.
Facility Tour ke Instalasi Gizi
 Simposium dan workshop tersebut difasilitasi oleh Premysis Consulting yang melakukan pendampingan awal dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang sistem Akreditasi JCI kepada segenap SDM di Rumah Sakit yang akan mengajukan sertifikasi JCI. Kegiatan ini akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu Awarennes JCI pada 22-23 Oktober 2012 dan dilanjutkan kembali dengan Tracer/Audit pada 5-7 November 2012. 
Di era globalisasi, dimana masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi, maka tentu juga berdampak pada meningkatnya tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan RS. Disamping itu, adanya peningkatan kompetisi di antara penyedia pelayanan kesehatan memberikan daya dorong pada sebuah RS untuk dapat memberikan mutu pelayanan yang berstandart internasional.
Diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dan proses yang cukup kompleks, mengingat standart dan proses akreditasi JCI sangat berbeda dengan proses-proses akreditasi yang pernah dilakukan sebelumnya. Maka dengan kegiatan symposium dan workshop Persiapan Sertifikasi JCI ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif terkait dengan JCI kepada seluruh pihak yang terkait dengan pelaksanaan akreditasi JCI, selain itu dapat pula melakukan penilaian awal terhadap kesiapan dan persiapan yang sudah dilakukan RSJRW, serta merumuskan langkah-langkah yang harus diambil dalam mewujudkan pelayanan kesehatan berstandart internasional.

Pertemuan Dewan Pengawas RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang








Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 357/MENKES/SK/II/2011 tanggal 14 Maret 2011 mengenai tugas Dewan Pengawas (Dewas) yang salah satunya yaitu memberikan laporan kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan maka pada Rabu (17/10/12) diadakan Pertemuan untuk menyelesaikan Laporan Dewan Pengawas RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang tahun 2012.
Hadir pada saat itu seluruh anggota Dewas antara lain Prof.Dr.Ascobat Gani,MPH,Dr.PH selaku Ketua Dewas dan sebagai anggota Dr.H.Faisal ,SH ; Sujud Pribadi,SE ; Dr.Irmansyah,SpKJ(K) ; dan Sugeng Bambang Suroso,SH,M.Soc.Sc  serta Dr.Pandu Setiawan SpKJ selaku narasumber.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Pejabat Struktural dan Fungsional kemarin membahas tentang evaluasi dan pengawasan terhadap pengurusan BLU yang meliputi pelaksanaan Rencana Bisnis dan Anggaran, Rencana Strategis Bisnis jangka panjang sesuai ketentuan perundang-undangan. Dalam sambutannya,Direktur Utama RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang sekaligus menyampaikan laporan tentang perkembangan tindak lanjut rekomendasi dewas dalam RBA tahun 2013.
Selanjutnya adalah arahan dan sambutan dari masing-masing dewan pengawas. Dr.Irmansyah,SpKJ(K) dalam arahannya menekankan tentang peningkatan kualitas pelayanan di segala bidang, ”sebagai RS Pendidikan, peningkatan kualitas dan layanan di bidang pendidikan perlu dilaksanakan perumusan dan upaya yang terus menerus, kebijakan-kebijakan yang menyulitkan dalam meningkatkan pelayanan harus ditangani secara strategis, keterlibatan user/keluarga juga sangat penting, bersama-sama meningkatkan pelayanan melalui advokasi juga dapat ditempuh”jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Dr.Pandu Setiawan SpKJ sebagai narasumber menyatakan bahwa “proses pencarian anggaran di RS Vertikal tidak kalah dengan RS Daerah, dengan backing data-data yang akurat, sudah menjadi tugas besar kita karena deklarasi tentang kesehatan jiwa telah masuk dalam prolegnas draft UU Kesehatan Jiwa”
Acara ditutup dengan diskusi tentang penguatan layanan kesehatan jiwa di RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang.